4 Mitos yang Bisa Bikin Kamu Gendut
Assalamu’alaikum warahmatullahi
wabarakaatuh
Hallo, udah kenal saya dong? Kalo
belum kenalin nih, saya Mr. Ad yang menulis artikel ini.
Postingan kali ini kita akan belajar
dan mengetahui mitos-mitos yang beredar di masyarakat Indonesia mengenai
hal-hal yang bisa membuat badan kamu melebar, ettss maksudnya gendut.
Apa aja ya kira-kira? Yuk lanjut scrool dan baca.
1. Minum Air Es Bisa Menaikkan Berat Badan?
Ada yang pernah baca kalimat diatas sebelumnya? Atau malah mendengar secara langsung dari temanmu? Nah, ini yang perlu diluruskan ya teman-teman. Sebenarnya minum air es itu tidak berpengaruh terhadap bertambahnya berat badan kamu.
2. Makan diatas jam 7 malam membuat badanmu jadi gendut?
Sebelumnya
saya mau Tanya nih sama kalian, apakah kalian pernah mendengar istilah “he
katanya diet, jangan makan diatas jam 7 dong, nanti kamu bisa gendut, berat
badanmu akan bertambah” kalo ada yang pernah dengar istilah ini sama saya juga
pernah, bahkan dari teman dekat saya.
Mari
kita luruskan apakah ini hanya mitos atau fakta yang berbicara?
Sekarang
gini, makan besar atau makan dengan makronutrisi itu dianjurkan 3x dalam
sehari, kenapa? Karena untuk menjaga fungsi basal tubuh kita, jika tidak kita
isi dengan nutrisi yang benar maka kita bisa saja kekurangan nutrisi dan fungsi
tubuh kita terganggu. Coba lakukan deh pada diri kamu sendiri, gimana kalo gk
makan malem sekali saja? Apakah badan kamu bakalan lemas? Atau malah tambah
kuat?
Yang
saya rasakan ketika tidak makan malam
yaitu badan saya lemas, selemas-lemasnya karena apa? Ya karena tubuh tidak
diberi nutrisi, sumber energy. Akibatnya otak juga akan malas berfikir, badan
malas gerak/mager, pokoknya lemas deh.
Jadi, makan diatas jam 7 malam itu hanya sebuah mitos belaka yang sudah sangat berkembang di negara kita sendiri. Faktanya makan diatas jam 7 malam tidak akan membuat kamu jadi gendut karena gendut juga butuh proses yang panjang, dan hal panjang tersebut dimulai dari hal-hal kecil yang sudah menjadi kebiasaan sehari-hari.
3. Tidur Setelah Makan Bikin Gendut
Kamu ini kalo mau gendut, sehabis makan itu tidur. Pernah ya denger ucapan seperti ini? Haha, kenapa tidak dibolehkan tidur sesudah makan? Langsung tidur setelah makan biasanya akan memperlambat proses pencernaan tubuh terhadap makanan yang sudah kita makan, tubuh akan kesulitan memprosesnya karena posisi makanan belum turun ke organ pencernaan kita. Di artikel lain juga ada yang menjelaskan efek buruk tidur setelah makan, biasanya akan timbul berbagai makan penyakit. Jadi, sebaiknya duduk dulu sekitar 1 jam setelah makan supaya makanan itu turun dulu ke organ pencernaanmu. Tidur juga membutuhkan kalori kok tapi gk sebanyak ketika kita melakukan aktivitas lainnya. Mitos berarti yah tidur setelah makan bikin kamu gendut.
4. Makan Nasi Bikin Gendut
Apalagi
ini ya, pasti banyak banget yang udah pernah denger. Jadi, selama ini kita
menyalahkan nasi yang udah ngebuat kamu gendut? Yang salah nasinya apa orangnya
nih?
Jadi
gini, nasi itu gk punya salah apa-apa, nasi itu gk ngerti apa-nasi, yang salah
itu cara kita memakan nasi terebut. Kenapa? Karena kamu setiap makan itu selalu
berlebihan nasinya, apalagi orang Indonesia kan kalo makan gk pake nasi belum
kenyang, sama saya juga gitu. Tapi semenjak tau bagaimana nasi sebagai sumber
karbohidrat sebenarnya baik untuk tubuh tetapi gk baik apalagi dimakan secara
berlebihan.
Karbohidrat
itu kan sumber energy utama dalam aktivitas sehari-hari, ketika kamu makan nasi
secara berlebihan berarti kamu menyimpan energy yang berlebihan juga. Gendut itu
seperti yang saya jelaskan diatas, butuh proses yang lama dan kebiasaan burukmu
dalam hal makanan, minuman itulah yang ngebuat
kamu gendut.
Jadi,
jangan salahin nasinya ya tapi salahin diri kita sendiri kenapa berlebihan
terhadap makanan. Nah, itu 4 mitos tentang gendut yang ada di Indonesia, apa nih selain mitos diatas yang pernah kamu baca dan denger? KOMEN di kolom komentar ya.
Yuk,
baca artikel kesehatan olahraga, konsep berolahraga di blog ini.
Terimakasih,
semoga kamu sehat selalu
Wassalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakatuh





Komentar
Posting Komentar